MAMUJU – Pelatihan Teknis Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan di Pusdiklat BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Kalukku, memasuki hari kelima pelaksanaan, Jumat (16/10/2026). Pada kesempatan ini, peserta mengikuti materi Pelaporan, Analisis, dan Evaluasi Teknis yang disampaikan oleh Sahabuddin, Widyaiswara Ahli Madya BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat.
Materi tersebut membekali peserta dengan pemahaman mengenai pentingnya penyusunan laporan yang sistematis, kemampuan melakukan analisis terhadap pelaksanaan tugas di lapangan, serta evaluasi sebagai dasar perbaikan kinerja dan pengambilan keputusan. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik penyajian data dan informasi yang akurat sebagai bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan tugas Satpol PP.
Melalui materi ini, peserta diharapkan mampu menyusun laporan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memuat hasil analisis dan evaluasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan maupun langkah tindak lanjut terhadap berbagai persoalan ketenteraman dan ketertiban umum.
Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, mengatakan kemampuan menyusun laporan yang didukung analisis dan evaluasi merupakan kompetensi penting bagi aparatur dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus mampu didokumentasikan dan dievaluasi dengan baik. Laporan yang berkualitas tidak hanya mencatat apa yang telah dilakukan, tetapi juga memberikan gambaran mengenai hasil, tantangan, serta rekomendasi perbaikan sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujar Herdin.
Ia menekankan, penguatan kemampuan pelaporan dan evaluasi menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan kinerja dan perbaikan berkelanjutan.
“Dengan kompetensi tersebut, personel Satpol PP diharapkan mampu menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung pelaksanaan tugas,” ucap Herdin.
Menurut Herdin, penyelenggaraan pelatihan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan organisasi, sehingga mampu menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berkinerja tinggi.
Materi pada hari kelima ini menjadi salah satu bekal penting bagi peserta untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas Satpol PP, khususnya dalam menyusun laporan yang informatif, melakukan analisis secara objektif, serta melaksanakan evaluasi sebagai bagian dari upaya peningkatan efektivitas penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum di Provinsi Sulawesi Barat.











