Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Mamuju menggandeng Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) untuk mempercepat transformasi sektor kelautan dan perikanan. Kerja sama jangka panjang selama lima tahun ini berfokus pada efisiensi tata kelola berbasis data, riset, dan teknologi demi meningkatkan kesejahteraan nelayan serta masyarakat pesisir.
Pembahasan rancangan Nota Kesepakatan (MoU) tersebut dihadiri langsung oleh. Kepala DKP Mamuju, Muhammad Yusuf, S.H., M.H., bersama perwakilan akademisi Unimaju di pimpin oleh Dekan Fak Perikan dan kelautan di Kantor DKP Mamuju.
Kolaborasi ini melibatkan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unimaju, khususnya Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) dan Teknologi Hasil Perikanan (THP).
Muhammad Yusuf menegaskan bahwa tata kelola kelautan tidak lagi bisa mengandalkan pola konvensional. Pemerintah daerah membutuhkan riset dan inovasi akademisi agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab kebutuhan lapangan.
“Ukuran keberhasilan kita bukan berapa banyak MoU yang ditandatangani, melainkan berapa banyak perubahan positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan, sinergi ini berjalan searah dengan semangat Mamuju KEREN—mendorong pembangunan masyarakat yang kompetitif, edukatif, religius, efisien, dan nyaman. Melalui riset ilmiah, DKP Mamuju ingin memastikan setiap program kerja memiliki pijakan evidence-based policy yang kuat.
Lima Fokus Utama Kolaborasi DKP Mamuju & Unimaju
Kerjasama strategis ini mencakup lima area prioritas:
Pemetaan Potensi Perairan: Menyusun basis data akurat terkait potensi perikanan tangkap, budidaya, dan ekosistem pesisir.
Riset & Inovasi Teknologi: Mengembangkan teknologi budidaya yang ramah lingkungan dan produktif.
Digitalisasi Data: Membangun sistem informasi terpadu untuk pengambilan kebijakan yang transparan dan terukur.
Penguatan Rantai Dingin (Cold Chain): Menerapkan teknologi pascapanen untuk menjaga kualitas dan nilai jual hasil tangkapan.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir: Memberikan pendampingan langsung bagi nelayan, pembudidaya, dan pengolah hasil perikanan.
Selain lima poin utama tersebut, kerja sama ini juga membuka ruang untuk program magang mahasiswa, pelatihan pengolahan produk perikanan, serta penyusunan kajian akademik yang di harapkan akan masuk dalam skala prioritas RPJMD Kabupaten Mamuju.
Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unimaju, Dr. Furqan, M.P.I., Sebagai koordinator mewakili pihak kampus membangun kemitraan ini, Unimaju akan berperan sebagai pusat riset terapan dan pengembangan SDM, sedangkan DKP Mamuju mengeksekusinya menjadi kebijakan nyata di lapangan.











